Penyakit Hipertensi Paru

Penyakit Hipertensi Paru atau sering disebut juga dengan Hipertensi Pulnomal merupakan suatu keadaan dimana terjadi tekanan darah tinggi di arteri paru-paru. Tekanan darah tinggi ini beda dengan tekanan darah tinggi biasa yang diukur pakai tensimeter dan banyak di derita oleh masyarakat umum. Tekanan darah di arteri pulmonal yang normal adalah 8-20mmHg, pada pasien PH tekanan paru >25mmHg pada kondisi istirahat dan >30mmHg pada saat aktifitas. Tekanan darah tinggi tersebut terjadi karena saluran (arteri pumonal) yang membawa darah dari jantung ke paru-paru menyempit/menebal sehingga jantung kanan harus bekerja extra keras untuk memompa darah tersebut menuju paru-paru.

Hipertensi Pulmonal adalah penyakit kronis yang memerlukan perubahan/penyesuaian gaya hidup dari pasien dan pengobatan secara cepat mungkin setelah diagnosa, karena bila tidak maka bisa menyebabkan gagal jantung kanan.

Penyebab Terjadinya Hipertensi Paru

Penyakit Hipertensi Paru sebenarnya bukanlah suatu penyakit tersendiri, tetapi lebih ke suatu keadaan yang ditimbulkan oleh penyakit lainnya (atau suatu efek dari penyakit lainnya). Tetapi karena dalam kebanyakan kasus tidak/belum ditemukan penyebabnya, maka sebagian besar hipertensi pulmonal masuk ke kategori primer/ tanpa penyebab.

Faktor Resiko Lainnya

Semua orang dari berbagai ras, etnik, dan umur bisa terkena hipertensi pumonal. Walaupun begitu ada beberapa kategori orang yang beresiko lebih tinggi untuk terkena hipertensi pulnomal adalah :
  • Faktor Keluarga
Bila ada dua atau lebih dalam keluarga anda didiagnosa Hipertensi Pulmonal, maka anggota keluarga yang lain mempunyai faktor resiko untuk terkena PH juga.
  • Jenis Kelamin
Pada Hipertensi Pulmonal Primer (IPAH) dan Familial (HPAH), setidaknya kasus yang terjadi pada wanita 2.5x lebih banyak daripada yang terjadi pada pria.
  • Sleep Apnea dan Obesitas
Obesitas sendiri bukanlah faktor resiko, tetap bila obesitas terjadi bersamaan dengan sleep apnea (gangguan nafas saat tidur dimana terjadi penurunan oksigen level), maka PH bisa terjadi. 
  • Kehamilan
Kehamilan juga kemungkinan merupakan faktor resiko menurut opini para ahli. Kehamilan merupakan sesuatu yang sebaiknya dihindari pada wanita yang telah didiagnosa PH. 
  • Tinggal di Dataran Tinggi
Tinggal di dataran tinggi selama bertahun-tahun juga merupakan faktor resiko terkena PH. Bgai pasien PH, melakukan perjalanan ke tempat daratan tinggi dapat memperburuk gejala yang ada.
  • Penyakit Lainnya
Penyakit lain-lain misalnya penyakit jantung bawaan, paru-paru, liver, dan jaringan ikat seperti lupus dan scleroderma juga membuat pasien lebih rentan terkena PH.
  • Obat-Obatan dan Toksin
Obat-obatan tertentu seperti methamphetamines dan obat diet phen telah diketahui dapat menyebabkan PH.

Tanda atau Gejala Penyakit Hipertensi Paru

Tanda-tanda dan gejala hipertensi pulmonal pada tahap awal mungkin tidak terlihat selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Seiring perjalanan penyakit, gejala menjadi lebih buruk. Berikut ini adalah beberapa tanda atau gejala yang meski anda ketahui :

  1. Sesak nafas yang timbul secara bertahap,
  2. Kelemahan,
  3. Batuk tidak produktif,
  4. Sering pingsan atau sinkop,
  5. Edema perifer (pembengkakan pada tungkai terutama pada tumit dan kaki),
  6. Hemoptisis (batuk berdarah),
  7. Mudah lelah,
  8. Bengkak air (edema) pada pergelangan, tungkai kaki, lengan dan perut,
  9. Batuk kering,
  10. Jari menjadi pucat, biru, dan kadang terasa sakit, bisa juga dicetuskan karena hawa dingin.

Gejala pada umum lainnya bisa terjadi setelah melakukan aktifitas, tetapi tergantung pada tingkatan penyakit itu sendiri, gejala bisa juga terjadi dengan aktifitas minimal atau bahkan tanpa adanya aktifitas.

Obat Tradisional Penyakit Hipertensi Paru


Ace Maxs merupakan produk minuman kesehatan multikhasiat yang mana terbuat dari ekstrak kulit manggis dan daun sirsak yang dipadukan dengan apel, bunga rosella hitam, dan madu murni sebagai bahan pengawet dan pemanis buatan alami 100% tidak menggunakan bahan kimia sedikitpun. Produk unggulan PT.H2O Internasional ini sudah diuji secara klinis dan terdaftar di DEPKES RI P-IRT No.113317506253 yang mana dalam proses pembuatannya menggunakan alat modern terkini dan di tangani langsung oleh para ahli yang sudah disiplin ilmu seperti, ilmu kesehatan, gizi, teknologi, makanan dan minuman, dll. Ace maxs ini memang sangat cocok untuk dijadikan pengobatan berbagai jenis penyakit salah satunya penyakit hipertensi paru.

Khasiat Kulit Manggis dan Daun Sirsak

Kulit manggis yang terdapat dalam Obat Tradisional Hipertensi Paru Ace Maxs ini memiliki kandungan zat antioksidan yang sangat tinggi yakni zat Xanthone yang mana mampu membunuh segala macam bakteri dan virus yang berada dalam tubuh kita. Kandungan Xanthone ini merupakan yang tertinggi. Kandungan yang tertinggi dalam Xanthone (123,97 mg/ml) yang mana dapat melebihi dari vitamin C dan E. Senyawa Xanthone ini memiliki sifat anti-mikroba dan anti-peradangan yang bisa membuat tekanan darah tinggi menjadi mormal kembali, menormalkan kadar gula darah, mengobati asam urat, dan juga dapat menyehatkan jantung. Xanthone juga memiliki fungsi dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan yang terpenting memiliki sifat anti-stres. Salah satu penyebab terjadinya tekanan darah tinggi bisa diakibatkan karena kondisi lingkungan yang sering membuat seseorang stres.

Sedangkan Daun Sirsak memiliki zat Acetogenins yang mampu mengatasi beragam macam penyakit kronis terutama dalam mengatasi penyakit kanker. Senyawa Acetogenins adalah senyawa bioaktif yang berperan yang merupakan senyawa sitotoksik di dalam badan manusia. Senyawa Acetogenins yang dipunyai sirsak bisa menghentikan pertumbuhan sel kanker dan membunuhnya dengan cara selektif. Acetogenins cuma bekerja terhadap sel-sel yang tumbuh dengan cara berlebihan seperti kanker atau tumor. Sel-sel lain yang tumbuh normal tak dipengaruhinya. Senyawa Acetogenins ini memiliki daya kerja 10.000 kali lipat lebih kuat dalam memberantas bakteri, dan sel kanker dan mampu melindungi sel-sel sehat yang berada dalam tubuh dibandingkan dengan melakukan kemotherapy.

5 Manfaat Utama Obat Herbal Ace Maxs :


  1. Apabila mengkonsumsi ace maxs malam hari akan membuat tidur anda semakin nyenyak,
  2. Apabila dikonsumsi pagi hari akan menambah energi dan vitalitas,
  3. Dapat membantu mencegah penuaan dini (anti aging),
  4. Ace Maxs dapat membantu meningkatkan hormon pria dan wanita,
  5. Ace Maxs mampu mengatasi penyakit degeneratif (jantung, diabetes, stroke, HIV/AIDS, kanker) dan berbagai jenis penyakit lainnya. Fungsi Pencegahan dan Pengobatan (Preventive & Curative).

Itulah khasiat dan manfaat yang akan anda rasakan jika anda mengkonsumsi Obat Tradisional Hipertensi Paru Ace Maxs. Jadi, tunggu apalagi bagi anda yang sedang menderita penyakit hipertensi paru ada baiknya segera atasi dengan mengkonsumsi Obat Tradisional Hipertensi Paru Ace Maxs yang mana sudah terbukti alami dan aman untuk dikonsumsi.

Testimoni Sembuh Dari Penyakit Hipertensi Paru Dengan Ace Maxs

Nama      : Gunadi Sasongko
Usia        : 48 Tahun
Asal        : Depok, Jawa Barat
Profesi    : Musisi Organ Tunggal
Penyakit : Paru-Paru

"Penyakit ini benar-benar mematikan mata pencarian saya sebagai seorang pemain organ tunggal, karena sudah otomatis saya tidak punya penghasilan. Saya jalani pengobatan rutin 6 bulan ke dokter dengan menggunakan kartu jamkesmas tapi hasilnya tidak banyak kemajuan. Saya hanya pasrah dan lebih banyak tidur serta berada di rumah sepanjang hari, tidak banyak hal yang bisa saya kerjakan. Tiba-tiba datang tetangga memberikan Ace Maxs buat saya minum. Katanya ini dari kulit buah manggis dicampur dengan daun sirsak, buat Pak Gun gratis, karena ada bantuan sosial dari perusahaan. Betapa senangnya hati dan perasaan saya. Siang itu langsung saya minum 35 ml, sore 35 ml dan malam 35 ml. Badan rasanya hangat, segar dan malah saya tidak sering tidur he he he. Setelah habis 6 botol saya coba periksa lagi ke dokter walau kata saya tidak punya uang tapi saya mau tahu kejelasannya hasilnya, dan memang benar, penyakit paru-paru saya semakin terpojok. Tidak mudah berkembang lagi sel-selnya, tetapi saya terus minum Ace Maxs, tambah obat dokter saya kombinasikan untuk lebih cepat proses penyembuhannya. Satu atau dua jam setelah minum obat dokter baru saya minum Ace Maxs."